HUT PGRI ke 75 dan Hari Guru Nasional tahun 2020 dijadikan momentum oleh para guru di Kabupaten Tangerang untuk menyampaikan aspirasi soal kesejahteraan guru yang masih jauh dari harapan. 

“Saat ini kesejahteraan guru honorer di Kabupaten Tangerang masih jauh dari harapan,” demikian disampaikan Ketua PGRI Kabupaten Tangerang Bibing Sudarman, di sela kegiatan Webinar Pendidikan yang berlangsung di Auditorium Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Rabu (25/11/2020). 

Bibing menuturkan, dirinya sangat menyayangkan kondisi guru khususnya honorer yang berada di Kabupaten Tangerang. Dalam tugasnya sebagai pendidik masih banyak guru yang mendapat upah yang tidak sesuai. Tentunya, sambung dia, ada sebuah kesenjangan dengan upah minimum yang ada di Kabupaten Tangerang. 

“Kita berharap upah minimum kabupaten juga diterapkan kepada para guru. Terlebih sudah banyak guru yang mempunyai kualifikasi atau ijazah mengajar,” cetusnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga diharapkan dapat memberikan reward atau apresiasi terhadap guru yang sudah mengabdi hingga puluhan tahun. Masih banyak guru yang belum bisa sejahtera karena gagal di tahap seleksi CPNS dan PPPK. Akhirnya, harapan atas pengabdian yang diberikan selama puluhan tahun kandas hanya dalam satu hari sehingga penghargaan dan kesejahteraan tak mereka dapati. 

“Padahal mereka telah menghasilkan anak bangsa yang sukses. Jika memang ada anak yang sukses dalam berkarir hasil produk para guru. Seyogyanya itu juga harus dihargai, tapi selama ini kan belum ada,” ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah mengukur kualitas seorang guru dengan alat ukur yang tidak adil alias sederhana. Harusnya ada alat ukur yang diterapkan bagi rekan-rekan guru yang sudah mengabdikan dirinya selama bertahun-tahun. Bisa berupa portofolio yang akan menjadi nilai tambah, pengalaman kerja, dan produk yang dihasilkannya.

“Ini yang harus benar-benar kita kejar, agar kesejahteraan guru dapat diperhatikan,” tandasnya.

Ia menambahkan, apabila ada guru yang mengabdi lebih dari 20 tahun dan sudah menghasilkan orang-orang hebat seperti menteri, polisi, TNI, dan para pejabat penting lainnya. Mereka adalah hasil didikan seorang guru, maka sejatinya para pendidik itu pun harus mendapat penghargaan dari pemerintah.